Rabu, 28 Desember 2016

Usaha Rumahan yang Menjanjikan dan Mudah dijalankan

Banyak sekali usaha rumahan yang bisa dijadikan sebagai tambahan penghasilan atau bisnis sampingan untuk mengisi waktu luang. Tapi, pastinya Anda ingin usaha rumahan yang mempunyai penghasilan tinggi dan mudah dijalankan. Kedengarannya memang mustahil, tapi itu memang ada kok. Salah satunya dengan bergabung bersama Kudo. Kudo atau Kios Untuk Dagang Online yang menyediakan semua fasilitas untuk berjualan online. 

Kudo mempunyai berbagai macam produk yang bisa membuat Anda seperti mempunyai semua produk itu sendiri. Bahkan Kudo membuat sebuah aplikasi agar mudah melakukan transaksi jual beli dan pengelolaan produk, sehingga sangat tepat dijadikan sebagai usaha rumahan. Siapapun yang bergabung dengan Kudo tak usah repot-repot, menyusun laporan keuangan dan sebagainya. Yang perlu dilakukan adalah mendaftar dan berjualan yang rajin dan produktif. 

Tidak hanya berjualan saja, Kudo juga menyediakan layanan pembayaran seperti pembayaran speedy, pembelian pulsa dan semacamnya. Tentu bentuk usaha rumahan yang lengkap dan tidak menyusahkan Anda seperti saat membuka toko online sendiri. Di Kudo Anda juga tidak perlu menentukan harga jual suatu produk dan keuntungan yang harus Anda ambil. Menariknya lagi Anda tidak harus bersusah payah untuk mengirimkan barang ke alamat pembeli. Semuanya telah diurus Kudo. Jadi, tidak ada ruginya bila Anda bergabung dengan KUDO.

Tak peduli Anda lulusan apa Kudo tetap siap menampung dan menyediakan sebuah komunitas untuk belajar berjualan. Tak usah khawatir kalau Anda tidak bisa sama sekali berjualan dan belum tahu cara menarik minat pembeli. Setelah menjadi agen Kudo, segera bergabung di Gado-Gado yakni sebuah komunitas yang didirikan oleh Kudo untuk bertukar informasi dan pengalaman sesama agen Kudo. 

Semua fasilitas yang diberikan Kudo pada para agen-agennya ini berguna untuk melahirkan pengusaha pemula yang sukses. Meski judulnya hanya usaha rumahan, tapi tak menutup kemungkinan Anda mempunyai penghasilan yang lebih besar dari pekerja kantoran. Cukup mempunyai ponsel smartphone, rajin promosi, dapatkan pembeli dan nikmatis komisi beserta bonus dari Kudo. Masih pikir panjang untuk menjalankan usaha rumahan bersama Kudo?
Baca selengkapnya

Rabu, 07 Desember 2016

Seberapa Pentingkah Harbolnas Tersebut

Seberapa pentingkah harbolnas tersebut merupakan judul postingan yang akan saya bahas kali ini, tahukah anda bagaimana sejarahnya harbolnas tersebut, apa sih sebenarnya harbolnas tersebut, dan seberapa pentingkah harbolnas tersebut. Selanjutnya promo macem apa aja yang biasanya ada saat harbolnas itu. Mari kita kupas lebih dalam apa itu harbolnas secara perlahan.
foto:sidomi.com
Pertama, bagaimana sejarah harbolnas tersebut?
Halbornas yang ditetapkan pada tanggal 12 – 12 – 2012 ini merupakan salah satu hari yang mewarnai hari-hari di Indonesia, walaupun bukanlah menjadi hari libur nasional tetapi hari ini termasuk ke dalam hari yang ditunggu tunggu oleh sebagian warga masyarakat Indonesia, terlebih bagi mereka yang menyukai dunia shopping, para online shopper sangat menunggu hari ini.

Kedua, apa sih sebenarnya harbolnas itu?
Harbolnas merupakan kepanjangan dari hari belanja online nasional, hari yang tepat untuk memborong berbagai barang belanjaan secara online, hehehe Karena pada saat harbolnas ini berbagai barang-barang dijual dengan potongan harga yang menarik, berbagai e-commerce di Indonesia melaksanakan event ini sehingga memberikan udara segar bagi mereka yang menyukai belanja secara online.

Ketiga, seberapa pentingkah harbolnas tersebut?
Untuk masalah penting atau tidak, ini sebenarnya kembali kepada pribadi si pembeli tersebut, karena bagi mereka mugkin hal ini merupakan hal terpenting dalam hidup mereka, karena dengan hobinya yang belanja online sehingga ketika ada waktu berbagai potongan harga yang sangat menarik, pastilah mereka akan menggunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Hal tersebut berkebalikan dengan mereka yang tidak mengenal dunia belanja online, mereka pastinya akan acuh tak acuh alias membiarkan saja harbolnas ini berlalu, itu dikarenakan mereka tidak mengenal belanja secara online, mereka terbiasa  berbelanja langsung di toko ataupun berbelanja di pasar sehingga harbolnas bukanlah hal yang ditunggu-tunggu bagi mereka, bahkan mungkin mereka tidak mengenal istilah ini.

Dari berbagai penjelasan di atas, mungkin anda sedikit mengerti apa itu harbolnas, dan seberapa pentingnya hal tersebut, jadi pesan saya, meskipun tanggal 12 nanti aka nada harbolnas maka bijaklah dalam berbelanja, dalam artian belanja sesuai kadarnya dan menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Heheehee jangan terbawa dan larut dalam nafsu belanja yang besar, karena tanggal gajian masih lama :D
Salam
Baca selengkapnya

Jumat, 02 Desember 2016

Forum ISSA 2016: BPJS Kesehatan Unjuk Gigi di depan Dunia Internasional

Panama- BPJS Kesehatan kembali mencuri perhatian dunia dalam acara Foro Mundial De La Seguridad Social (World Social Security Forum) yang diselenggarakan oleh International Social Security Asscociation (ISSA) di Panama pada 14 - 18 November 2016. Sebagai lembaga pengelola jaminan kesehatan yang hampir genap tiga tahun berjalan, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai lebih dari 170 juta jiwa. Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan itupun diklaim sebagai program jaminan sosial kesehatan terbesar di dunia.

Jika dibandingkan dengan negara lain, pertumbuhan peserta program JKN-KIS terbilang amat pesat. Hanya dalam waktu 2 tahun, program JKN-KIS telah meng-cover sekitar 67,6% dari total penduduk Indonesia. Berdasarkan data dari Population Data CIA World Fact Book (2016) dan Carrin G. and James C. (2005), Jerman membutuhkan waktu lebih dari 120 tahun (85% populasi penduduk), Belgia membutuhkan 118 tahun (100% populasi penduduk), Austria memerlukan waktu 79 tahun (99% populasi penduduk), dan Jepang menghabiskan waktu 36 tahun (100% populasi penduduk).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Facmi Idris hadir sebagai salah satu panelis pada forum tersebut. Bahkan, ia mendapat dua kali kesempatan memberikan paparan kepada para peserta forum yang hadir dari berbagai belahan negara. Dalam topik pertama yang dipaparkan, yaitu Access to Health and Universal Health Coverage, ia menyampaikan tantangan keberlanjutan, kolektibilitas, serta peran pemerintah daerah dan Kader JKN dalam pelaksanaan program JKN-KIS di Indonesia. Sementara pada topik kedua, yakni Long Term Care, ia menuturkan implementasi home care service di Indonesia.
Dokumentasi BPJS Kesehatan. (Foto: detik.com)
Menjadi lembaga pengelola program jaminan kesehatan terbesar di dunia bukan berarti tak memiliki tantangan tersendiri. Menurut Fachmi, tantangan utama implementasi program JKN-KIS terletak pada kesenjangan atau gap dari sisi cakupan kepesertaan, finansial, serta kualitas pelayanan kesehatan.

"Pemerintah telah banyak berkontribusi menjaga keberlangsungan program JKN-KIS, salah satunya dengan membiayai pegawai dan masyarakat yang tidak mampu. Namun keberlanjutan program ini tak lepas dari peran masyarakat dari sektor informal yang sehat, produktif, dan mampu. Sayangnya, partisipasi masyarakat dari kalangan tersebut belum maksimal. Inilah yang disebut sebagai 'The Missing Middle'," kata Fachmi.

Belum terdaftarnya sebagian Pekerja Penerima Upah (PPU) menjadi peserta JKN-KIS antara lain disebabkan karena pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS dianggap memakan waktu. Selain itu, dikarenakan mereka telah mendapat perlindungan dari asuransi perusahaan/swasta. Untuk mengatasi kondisi tersebut, BPJS Kesehatan telah membangun sistem E-DABU untuk memangkas waktu pendaftaran calon peserta dari segmen badan usaha. 

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menciptakan mekanisme Coordination of Benefit (CoB) yang dapat mengkolaborasikan benefit non-medis antara BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta yang dimiliki calon peserta mandiri tersebut.

Dari segi finansial, untuk mengatasi kesenjangan antara penerimaan iuran peserta dengan beban biaya pelayanan kesehatan, sejumlah upaya yang dilakukan BPJS Kesehatan adalah dengan memperluas channel pembayaran, menerapkan kebijakan virtual account atau VA Keluarga (satu nomor VA untuk membayar seluruh tagihan iuran satu keluarga), meningkatkan peran pemerintah daerah untuk memacu kolektabilitas iuran, mengoptimalkan implementasi sistem pembayaran prospektif dan sistem anti fraud, serta memaksimalkan program promotif preventif.

"Selanjutnya, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi gap dalam kualitas pelayanan kesehatan, kami telah menciptakan aplikasi Health Facility Information System (HFIS), dimana calon fasilitas kesehatan yang ingin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat mendaftar serta memantau progress-nya via online. Selain itu, ke depannya kami juga berupaya menyempurnakan penerapan kebijakan pembayaran berbasis komitmen di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama," terang Fachmi.

Melalui sejumlah alternatif solusi tersebut, diharapkan keberlanjutan program JKN-KIS dapat terjaga hingga kelak mencapai cakupan kesehatan semesta di tahun 2019. Fachmi pun berharap, ISSA dapat menyediakan bantuan secara berkesinambungan untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi dalam pengelolaan jaminan kesehatan di Indonesia, khususnya dalam hal mengatur biaya dan kualitas pelayanan kesehatan. (nsr)
(Sumber: detik.com)
Baca selengkapnya

Senin, 21 November 2016

Jajaran Direksi & Komisaris TAXI Sudah Secara Resmi Umumkan Pengunduran Diri Mereka

JAKARTA, Enam orang pejabat direksi dan komisaris PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) resmi mengundurkan diri, pada hari ini, Jumat (2/12/2016). Surat pengunduran diri telah diterima Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hari ini.

Baca selengkapnya

Selasa, 15 November 2016

Saat Ini Pemberian Vaksin HPV diperluas Keluar Jakarta

JAKARTA, Penyebab Kanker serviks dari Human Papilloma Virus atau HPV. Kanker ini bisa dicegah dengan memberikan vaksin. Pemerintah akan memberikan vaksin HPV pada program imunisasi nasional untuk siswi perempuan kelas 5 dan 6 MI/SD sederajat.
Baca selengkapnya

Senin, 31 Oktober 2016

SK Daftar Efek Syariah dari OJK

JAKARTA, Otoritas Jasa Keuangan biasa disingkat dengan OJK sudah menerbitkan Daftar Efek Syariah terupdate. daftar itu dituangkan dalam SK No. Kep- 56/D.04/2016 tentang Daftar Efek Syariah, akan diberlakukan pada tanggal 1 Desember tahun ini.

Baca selengkapnya